Beranda Berita Pentingnya Memanfaatkan 5 Perkara Sebelu...
dakwah

Pentingnya Memanfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara

Monday, 27 April 2026 73 dibaca Admin Masjid
Pentingnya Memanfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara

Ust. Muhammad Mustofa, S.Sos.I. menyampaikan kultum bertema “Manfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara”. Tiga hal yang dibahas yaitu muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, dan kaya sebelum miskin. Beliau mengajak jamaah memanfaatkan masa muda, kesehatan, dan harta untuk ibadah serta sedekah.

Kultum Kamis: Ust. Muhammad Mustofa Sampaikan Pentingnya Memanfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara
 

Kamis, 23 April 2024, Ust. Muhammad Mustofa, S.Sos.I. menyampaikan kultum dengan tema “Manfaatkan 5 Perkara Sebelum 5 Perkara” di hadapan jamaah yang hadir. Kultum tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh perhatian dari para jamaah.

Dalam penyampaiannya, Ust. Muhammad Mustofa menjelaskan bahwa manusia harus mampu memanfaatkan waktu dan kesempatan yang Allah SWT berikan sebelum datang masa yang lebih sulit. Pada kesempatan kali ini, beliau menyampaikan tiga dari lima perkara yang harus dimanfaatkan, sementara dua perkara lainnya akan dilanjutkan pada kultum minggu depan.
 

Perkara pertama adalah muda sebelum tua. Beliau menegaskan bahwa masa muda merupakan masa penuh tenaga, semangat, dan peluang untuk berbuat kebaikan. Masa muda hendaknya digunakan untuk mencari ilmu, memperbanyak ibadah, membantu orang tua, serta melakukan amal saleh. Sebab ketika usia tua datang, tenaga dan kesempatan sudah tidak lagi seperti saat muda.

Perkara kedua adalah sehat sebelum sakit. Ustadz menjelaskan bahwa nikmat sehat sering kali baru disadari ketika seseorang mengalami sakit. Saat sehat, manusia dapat bekerja, beribadah, mencari rezeki, dan membantu sesama. Namun ketika sakit datang, semua aktivitas menjadi terbatas. Oleh karena itu, kesehatan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Perkara ketiga adalah kaya sebelum miskin. Dalam penjelasannya, beliau menekankan pentingnya berbagi rezeki kepada sesama melalui sedekah. Sebagai contoh, beliau menceritakan kisah seorang suami yang bekerja sebagai tukang becak dan istrinya yang berjualan sosis. Meskipun penghasilan mereka sederhana, sang suami selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk bersedekah. Dengan keyakinan bahwa sedekah tidak akan membuat miskin, justru Allah membuka pintu rezeki. Hasilnya, jualan sosis sang istri selalu laku keras dan membawa keberkahan bagi keluarga mereka.
 

Melalui kultum ini, jamaah diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan masa muda, kesehatan, dan harta sebelum datang masa tua, sakit, dan kesulitan ekonomi. Ust. Muhammad Mustofa juga menyampaikan bahwa dua perkara lainnya akan dibahas pada kultum berikutnya minggu depan.

 

Kultum ditutup dengan harapan agar seluruh jamaah dapat mengamalkan pesan yang telah disampaikan dan senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik dalam memanfaatkan nikmat dari Allah SWT.